Follow Instagram Kami

...

0 0
Massa yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Adat Melonguane menggelar aksi demonstrasi pasca peristiwa penganiayaan yang dilakukan beberapa oknum anggota TNI Angkatan Laut terhadap enam warga setempat. Demo berlangsung di area Markas Komando Pangkalan TNI AL (Mako Lanal) Melonguane, Talaud, Sulawesi Utara, Jumat (23/1/2026) siang. Dari video yang beredar nampak terlihat aksi berujung ricuh, meski di lokasi aksi dijaga petugas dari Polri dan TNI.

Peristiwa ini bermula saat salah satu korban, Berkam Sawiduling yang juga seorang guru sedang memancing di pelabuhan Melonguane. Tiba-tiba muncul sekelompok orang yang berteriak-teriak yang diduha dalam keadaan mabuk. Korban kemudian menegur sambil merekam menggunakan ponsel. “Karena saya merekam, mereka langsung memukul saya. Saya dikeroyok sampai jatuh, tapi tetap dipukul dalam posisi terjatuh,” ungkap korban dikutip dari Manado Tribbun.

Akibat pemukulan terseburt, korban dilarikan ke rumah sakit. Beberapa saat kemudian, sekitar 30 anggota keluarga korban mendatangi dermaga kapal untuk mempertanyakan tindakan oknum TNI AL tersebut. Namun, kedatangan mereka justru kembali memicu cekcok yang berkembang menjadi pemukulan. Enam anggota keluarga korban dilaporkan menjadi korban pemukulan oleh sekitar 20 oknum anggota TNI AL.

Akibat serangkaian pemukulan dam penggeroyokkan tersebut, massa mendatangi Mako Lanal dan menggelar aksi yang berujung ricuh.

Sementara itu, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Melongguane, Letkol Laut (P) Yogie Kuswara, memberikan keterangan resmi terkait dugaan tindak penganiayaan yang melibatkan sejumlah oknum anggota terhadap warga sipil. Ia menjelaskan bahwa pihak Lanal Melongguane telah melakukan mediasi dengan keluarga para korban.
Ia menegaskan, pihak Lanal Melongguane siap bertanggung jawab atas kondisi para korban yang terdampak dalam peristiwa tersebut.

Selain itu, Danlanal memastikan bahwa oknum prajurit yang diduga terlibat dalam tindakan penganiayaan telah diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku di lingkungan TNI.

...

42 1
Dua pekan lalu kami baru saja mempublikasi hasil liputan mendalam tentang konflik agraria di Dumoga yang sudah berlangsung puluhan tahun. Seluruh laporan liputan tersebut dapat dibaca di teras.id/zonautara-com. 

Dalam podcast Obrolan Redaksi Zonautara.com edisi perdana ini, kami membahas bagaimana Tim Zonautara.com meliput topik ini selama kurang lebih 3 bulan. 

Tayangan full episode podcast ini dapat ditonton di sini: https://www.youtube.com/watch?v=OFPlQoFakrs

Liputan tentang konflik agraria di Dumoga tersebut dan podcast ini merupakan bagian dari Program Independent Media Accelerator 2.0 (IMA 2.0) yang diinsiasi oleh TEMPO dengan dukungan International Fund for Public Interest Media (IFPIM) dan AMSI. Zonautara.com menjadi peserta program IMA 2.0 bersama 29 media lokal lainnya dari Aceh hingga Papua, selama dua tahun hingga 2027. 

#obrolanterastempo 
#zonautara_com

...

26 8
Meski masih butuh penyempurnaan, tapi inovasi ini dapat membantu petani kelapa.

...

75 1
Delapan orang terdakwa, yang terdiri dari Rifa Rahnabila, Arfan Febrianto, Azril Abi Maulana, Deni Ruhiyat, Rizki Fauzi, Yusuf Miraj, Shiddiq, Rifal Zahran dituntut terbukti bersalah dan melanggar pasal 45A Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (UU ITE).

Mereka dituntut pasal ini karena mengunggah postingan di media sosial mereka yang bernada emosional dan ofensif terhadap aparat kepolisian, ketika demonstrasi Agustus-September.
Dari delapan terdakwa, disita barang bukti berupa handphone. Ada juga terdakwa yang disita akun media sosial dan sim card-nya.

...

191 3
Hal penting dalam bernegara yang jarang ditanyakan oleh kita.

...

0 0
Cagar Alam Panua di Gorontalo, salah satu kekayaan biodiversity kawasan Wallacea.

Remix dari @bksda_sulut

#jagawallacea

...

7 0
"Kami hanya ingin hidup aman dan damai di tanah adat kami".

Menyala pak 🔥🔥🔥.

Papua Bukan Tanah Kosong!!!

...

2 0

Ingin berkontribusi?

Kami menerima sumbangan tulisan berupa artikel, opini, tulisan ilmiah, paper, maupun informasi dan data lainnya. Klik untuk submit tulisan anda!
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com